Twenty Seven

20 03 2009

Wah, judul yang aneh emang, dua puluh tujuh kalo di bahasa indonesiain tuh judul. Ada apa dengan angka 27? Ok sedikit penjelasan, angka 27 adalah angka yang paling dan sangat penulis suka di dunia ini. Koq? Karena dengan angka ini penulis mampu berbahasa inggris secara bulenisme. Khekhekhe. Ok, langsung aja deh ke ceritanya.
Here we are
Jadi ketika itu penulis masih duduk di kelas 3 SMP, masih konyol dah, ga ada tampang-tampang punya kemampuan berbahasa inggris yang baik. Tapi entah atas dasar pemikiran apa guru bahasa inggris milih saya buat ngewakilin sekolah ikutan lomba pidato bahasa inggris tingkat kabupaten. Wew, pertamanya sih agak kaget, tapi karena yang ikut ada dua orang jadinya yaa agak nerima lah. Jadi yang dikirim sama guru itu penulis dan temannya yang bernama Sabiq Musthafa. Ok lah, latihan tiap minggu 3 kali, kira-kira masih punya waktu latihan 3 minggu jadi ada sembilan kali latihan totalnya. Dengan 9 kali latihan ini penulis jadi tau banyak gimana berbahasa inggris yang baik karena di privat langsung sama guru bahasa inggris yang notabenenya ntuh guru kalo disamain sama VJ Rianti yaa sama lah vokal dan cara ngucapin bahasa inggrisnya (pronounciation).
Baca entri selengkapnya »